Sistem dan Konversi Bilangan
Rudi Setiawan (2022) mengatakan Sistem bilangan komputer (Number system) adalah sebuah cara menentukan bagaimana suatu bilangan dapat diwakili menggunakan simbol yang telah disepakati (standar).
Wisnu (2021) mengatakan sistem bilangan merupakan simbol yang digunakan untuk menerangkan hal secara detail melalui angka.
Admin (2020) mengatakan Sistem Bilangan atau Number System adalah suatu cara untuk mewakili besaran dari suatu item fisik.
Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa sistem bilangan merupakan sebuah cara yang digunakan untuk menentukan sebuah bilangan dengan menggunakan simbol angka.
Admin Alfstudio (2020) mengatakan Bilangan Biner adalah sebuah sistem penulisan angka digital dimana hanya menggunakan dua simbol yaitu 0 dan 1.
Dythia Novianty (2022) mengatakan Bilangan Biner didefinisikan sebagai bilangan yang dinyatakan dalam sistem biner atau sistem bilangan basis 2.
Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa Bilangan Biner adalah Bilangan berbasis 2 yang menggunakan 2 simbol yaitu 0 dan 1.
Olivia Sabat (2021) mengatakan bahwa Bilangan Desimal adalah bilangan yang punya penyebut khusus yaitu sepuluh, seratus, seribu, dan seterusnya.
Admin (2020) mengatakan Bilangan Desimal adalah bilangan yang terdiri dari bilangan bulat dan bilangan pecahan, yang dalam penulisannya antara bilangan bulat dan pecahan dipisah dengan tanda koma, yang disebut dengan koma desimal.
Dari beberapa pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa bilangan desimal adalah Bilangan yang terdiri dari bilangan bulat dan pecahan dengan penulisan dipisah menggunakan koma.
Mochammad Haldi Widi (2019) mengatakan bahwa Bilangan Hexadesimal(basis 16). Hexa berarti 6 dan desimal berarti 10 adalah jenis sistem yang terdiri dari 16 simbol yaitu: 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A(10), B(11), C(12), D(13), E(14), dan F(15).
Admin (2022) mengatakan bahwa hexadesimal atau biasa disebut heksa merupakan sebuah sistem bilangan yang menggunakan 16 simbol.
Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa bilangan Hexadesimal adalah bilangan basis 16 dengan menggunakan 16 simbol yaitu: 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A(10), B(11), C(12), D(13), E(14), F(15).
Merna (2022) mengatakan Konversi Bilangan adalah proses mengubah bentuk bilangan dari satu bentuk ke bentuk bilangan lain yang memiliki nilai sama.
Musbikhin (2010) mengatakan Konversi Bilangan adalah suatu proses dimana satu system bilangan dengan basis tertentu akan dijadikan bilangan dengan basis yang lain.
Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa konversi bilangan adalah suatu proses mengubah bilangan dengan basis tertentu ke bilangan lain yang memiliki nilai sama.
Konversi Bilangan Desimal ke Biner
- 100 : 2 = 50 sisa 0
- 50 : 2 = 25 sisa 0
- 25 : 2 = 12 sisa 1
- 12 : 2 = 6 sisa 0
- 6 : 2 = 3 sisa 0
- 3 : 2 = 1 sisa 1
- 1 : 2 = 0 sisa 1
Konversi Bilangan Desimal ke Hexadesimal
- 11300 : 16 = 706 sisa 4
- 706 : 16 = 44 sisa 2
- 44 : 16 = 2 sisa 12(C)
- 2 : 16 = 0 sisa 2
- 14 : 2 = 7 sisa 0
- 7 : 2 = 3 sisa 1
- 3 : 2 = 1 sisa 1
- 1 : 2 = 0 sisa 1
- 8 : 2 = 4 sisa 0
- 4 : 2 = 2 sisa 0
- 2 : 2 = 1 sisa 0
- 1 : 2 = 0 sisa 1
- 7 : 2 = 3 sisa 1
- 3 : 2 =1 sisa 1
- 1 : 2 = 0 sisa 1
- 15 : 2 = 7 sisa 1
- 7 : 2 = 3 sisa 1
- 3 : 2 = 1 sisa 1
- 1 : 2 = 0 sisa 1
Jadi hasil konversi bilangan hexadesimal ke biner adalah 111111110001110
Konversi Bilangan Hexadesimal ke Desimal
- 2 x 16(2) = 2 x 256 = 512
- E x 16(1) = 14 x 16 = 224
- 4 x 16(0) = 4 x 1 = 4
Konversi Bilangan Biner ke Desimal
- 1 x 2(6)= 64
- 1 x 2(5)= 32
- 0 x 2(4)= 0
- 1 x 2(3)= 8
- 0 x 2(2)= 0
- 0 x 2(1)= 0
- 1 x 2(0)= 1
- 0001 = 1
- 0100 = 4
Komentar
Posting Komentar